MEMILIH BANK KPR


Oleh: Ahmad Gozali

(www.perencanakeuan gan.com)

Dikutip dari Harian Republika, September 2007

Assalamualaikum wr wb

Pak Gozali,
Saya berencana membeli rumah dengan cara KPR. Harga rumah Rp 130 juta. Penghasilan saya dan suami masing-masing Rp 1.200.000. Jadi, total Rp 2.400.000.

Kami sudah menyiapkan dana untuk uang muka rumah, Rp 55 juta. Namun kami bingung memilih dan memakai bank yang tepat dengan asumsi bunga yang tidak terlalu mahal. Yang ingin kami tanyakan adalah:

  1. Apakah bunga KPR tiap tahun berubah, mengikuti perkembangan fluktuasi bunga bank di pasaran?
  2. Apakah ada bank yang memberikan bunga flat sampai dengan masa akhir akad kredit?
  3. Pengembang menyediakan KPR dari BNI dengan bunga 11 persen. Apakah sebaiknya saya mencari altenatif lain atau menuruti pengembang?

Mungkin Mas Gozali bisa membantu mengatasi kebingungan saya dengan menjelaskan lebih detail tentang KPR dan bunga bank ini mengingat dana kami sangat terbatas. Terima kasih. Zaitun

Jawaban:

Mbak Zaitun,
Alhamdulillah, satu lagi kebutuhan dasar Anda, yakni kepemilikan rumah akan segera terpenuhi. Untuk kebutuhan yang satu ini memang butuh perhitungan dan pertimbangan yang matang dalam menentukan KPR karena belakangan ini banyak sekali perbankan yang menawarkan berbagai macam KPR.

Ada satu hal yang perlu saya jelaskan terlebih dahulu mengenai besaran cicilan yang boleh Anda ambil. Besarnya cicilan utang dalam keuangan keluarga maksimal adalah sebesar 30 persen dari besarnya penghasilan bulanan. Jadi, untuk Anda berdua yang berpenghasilan Rp 2.400.000 maka besaran cicilannya adalah sebesar Rp 720 ribu. Ini sudah termasuk cicilan-cicilan lainnya bila memang ada.

Dalam dunia perbankan, memang minimal dikenal dua jenis sistem penentuan suku bunga pinjaman komersial, yaitu dengan sistem fixed (tetap) dan floating atau fluktuasi mengikuti keadaan pasar. Sebagai orang awam seperti kita, pasti sulit ya Mbak untuk menimbang-nimbang mana yang baik apalagi bila kita tidak mengetahui dengan pasti cara perhitungan bunga tersebut.

Baik, sekarang saya jawab pertanyaan Anda satu persatu:

  1. Keadaan pasar memang selalu naik turun setiap saat. Biasanya, bank mengevaluasi besarnya suku bunga setiap satu tahun sekali. Sehingga apabila Anda mengambil sistem fluktuatif, maka setiap tahun pembayaran cicilan Anda bisa berubah-ubah, bisa lebih besar atau ada kemungkinan lebih kecil dari tahun pertama pembayaran dimulai.
  2. Ada bank yang memberikan pembayaran fixed (tetap) sampai masa akhir dari akadnya. Terutama bank-bank berbasis syariah. Enaknya pembayaran fixed adalah kita tidak perlu pusing-pusing memikirkan berapa kira-kira pembayaran cicilan tahun depannya. Kalau jangka waktu pembayarannya pendek memang sih lebih enak untuk mengambil fixed saja. Selain bank syariah, Anda bisa menggunakan Bank BTN, karena bank ini juga menerapkan suku bunga fixed walaupun relatif lebih tinggi dibandingkan dengan bank lain.
  3. Yang jadi masalah bukan pada mengambil cicilan melalui bank yang disediakan pengembang atau bukan, tapi coba Anda mintakan perhitungan dari pihak bank tersebut dengan uang muka Rp 55 juta dan bunga 11 persen dan kesanggupan Anda membayar Rp 720 ribu setiap bulannya, memakan waktu berapa tahun penyelesaiannya? Lalu, Anda bandingkan dengan bank-bank lain yang ada di kota Anda yang juga memberikan KPR ini, mana yang jangka waktu pembayarannya lebih singkat dan juga sesuai dengan kemampuan Anda dalam membayarnya.

Mana yang lebih baik, ambil sistem fixed atau fluktuatif? Kalau diperkirakan suku bunga akan turun selama jangka waktu kredit, memang lebih baik ambil yang fluktuatif. Karena tentunya cicilannya bisa lebih kecil di masa depan. Hal ini agak sulit diprediksi dalam jangka panjang karena ada banyak sekali faktor yang memengaruhinya. Tapi kalau Anda ingin ketenangan dan kepastian dalam mencicil, akan lebih baik ambil KPR dengan sistem fixed saja, sehingga tidak perlu khawatir cicilannya membengkak di tengah jalan. Semoga penjelasan saya bermanfaat.

Salam,
Ahmad Gozali
Perencana Keuangan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: