BELANJA PINTAR DENGAN KARTU DEBIT


Oleh: Eko Endarto

(www.perencanakeuan gan.com)

Dikutip dari Tabloid Bisnis Indonesia Minggu

Sambil menggaruk kepalanya Ani berpikir keras. “Kalau belanja ke mal berarti tidak menabung. Tapi kalau menabung berarti tidak belanja ke mal. Mana ya yang sebaiknya dipilih?”

“Sebaiknya menabung aja, tapi menabungnya di mal,” pikir Ani.

Mungkin Anda pernah mengalami masalah yang sama. Mau belanja, merasa berdosa karena bulan ini belum menabung. Mau menabung ada sale di mal yang tidak mungkin dilewatkan. Kalau ini masalahnya, mungkin tawaran BII bisa menjawab kegundahan Anda.

Sambil Menabung

Mungkin produk ini adalah salah satu yang cukup unik saat ini. Dengan berbelanja maka uang yang Anda keluarkan itu otomatis juga akan ditabungkan kembali oleh BII.

Produk ini merupakan salah satu layanan paling gres dari BII, satu dari 10 bank swasta besar di Tanah Air.

Sebagai salah satu bentuk produk layanan, Belanja sambil Menabung memang cukup unik. Untuk Anda yang memiliki kartu debit BII, baik itu reguler maupun gold dan platinum, memiliki hak untuk mendapatkan fasilitas ini. Untuk Anda pemegang kartu reguler, tiap pembelanjaan yang Anda lakukan, maka tiga digit atau tiga urutan angka dibelakang pembelanjaan menjadi hak Anda yang akan dikreditkan kembali ke rekening Anda.

Misalnya Anda berbelanja Rp125.500, maka uang Rp500 akan menjadi hak Anda dan dikembalikan ke rekening Anda. Bahkan, untuk mereka yang memegang kartu gold dan platinum, angka yang akan dikreditkan malah lebih besar yaitu empat digit. Seperti kasus di atas, maka besarnya hak Anda dari pembelanjaan yang Anda lakukan adalah sebesar Rp5.500.

Mungkin Anda akan berkata, “sedikit banget tuh uang.” Tampaknya sedikit, tapi coba bayangkan berapa kali Anda berbelanja tiap bulan. Setiap orang umumnya berbelanja 10 kali dalam sebulan. Tidak harus belanja kebutuhan rumah, makan di restoran, membeli pakaian, kebutuhan kendaraan dan lainnya.

Satu lagi kelebihan dari layanan ini adalah tidak terdapatnya aturan pembelanjaan minimal untuk mendapatkan fasilitas ini. Jadi, kalau Anda berbelanja Rp1.990 dengan kartu debit, maka uang senilai Rp990 menjadi milik Anda, lebih dari 90% nilai pembelanjaan.

Satu lagi kelebihan produk BII ini dibandingkan dengan produk lain (seperti cash back) adalah Anda menggunakan uang Anda untuk berbelanja karena diambil dari tabungan Anda. Bandingkan dengan produk lain seperti kartu kredit, cash back diberikan untuk utang yang Anda ambil. Jadi untuk apa dikembalikan kalau nantinya juga akan dikenakan bunga.

Harus Pintar

Memang dibalik semua tawaran manis tadi ada syarat yang harus Anda miliki sebelum bisa menikmatinya. Saldo tabungan yang Anda miliki setelah berbelanja harus memenuhi jumlah minimal Rp10 juta untuk jenis kartu regular dan Rp25 juta untuk kartu gold dan platinum.

Juga ada syarat lain yaitu maksimal besarnya nominal uang yang bisa ditabungkan adalah Rp100.000 untuk kartu reguler dan Rp250.000 untuk gold dan platinum. Jadi kalau dihitung-hitung, untuk pemegang kartu regular, karena nominal terbesar uang yang bisa ditabung adalah Rp999, atau katakanlah Rp1.000, maka Anda maksimal harus belanja sebanyak 100 kali dengan tiga digit terakhir uang pembelanjaan Rp999.

Untuk Anda yang memiliki kartu gold, lebih sedikit karena maksimal besaran rupiah yang bisa menjadi hak Anda adalah Rp9.999, atau katakanlah Rp10.000, maka banyaknya Anda belanja adalah 25 kali dengan empat digit terakhir sebesar Rp9.999.

Kalau Anda bisa mendapatkan angka belanja dengan komposisi angka seperti di atas, bagus karena uangnya benar-benar bisa menjadi tabungan. Apalagi tidak terdapat batasan nominal berbelanja. Kalau Anda bisa menggunakan debit card untuk pembelian Rp1.999 sebanyak 100 kali atau Rp19.999 sebanyak 25 kali maka Anda bisa untung.

Jangan Tergoda

Belanja sambil Menabung berarti dengan berbelanja Anda juga menabung. Maksudnya adalah menabung menjadi fasilitas tambahan yang Anda dapatkan bila Anda berbelanja. Sebagai perencana keuangan saya sarankan jangan menjadikan penawaran ini sebagai pembenaran untuk membelanjakan uang dengan tidak terkendali.

Ingat, menabung adalah menabung dan belanja adalah belanja. Bila Anda memang ingin menabung, sisihkanlah dana untuk hal itu, jangan mengandalkan hanya dari sisa digit pembelanjaan Anda.

Lebih baik bila Anda menyisihkan uang Anda untuk ditabung terlebih dahulu, dan kemudian baru membelanjakan sisanya untuk kebutuhan. Bila ada angka yang bisa ditabung dari pembelanjaan Anda, syukur. Tapi jangan menjadikan belanja sebagai alasan supaya bisa menabung.

Selamat berbelanja pintar.

Kesimpulan

Kelebihan

  • Program ini menggunakan kartu debit yang berarti Anda menggunakan uang sendiri untuk berbelanja
  • Tidak ada angka minimal perbelanjaan, bila Anda bisa menggunakan kartu debit Anda untuk berbelanja murah dengan tiga atau empat digit angka belakang yang maksimal, maka kita diuntungkan
  • Cukup banyak merchant yang bisa menerima (logo Maestro dan MasterCard)

Kekurangan

  • Ada saldo minimal sisa pembelanjaan yang harus ada di rekening yang cukup besar
  • Adanya nilai total maksimal yanng bisa ditabungkan kembali

Saran

  • Jangan menjadikan tawaran ini sebagai alasan agar Anda bisa menabung. Tetap sisihkan tabungan Anda di depan dan jadikan program ini sebagai bonus tabungan tambahan

Salam.
Eko Endarto
Perencana Keuangan

Iklan

3 Komentar »

  1. Michelle said

    Wah.., info yang bagus.!!

    Tapi artikelnya kok berbau promosi..?? wah seorang perencana keuangan harusnya punya kode etik tu…, bukan begitu bung Eko??

    Regards,
    Michelle M

  2. atrob said

    Assalamu’alaikum,

    Kabar gembira, patut dicoba, mudah dan sederhana, bisnis online, dapat paket belajar SUKSES TOEFL dan website duplikat untuk reseller, keuntungan 50:50,
    MURAH dibandingkan peluang keuntungannya yang besar.
    kunjungi :

    http://carajawab.com/?id=hammad

    dari
    Muhamad Ali Akbar, adenya Richa.
    (anak SMA baru join 10 hari dapat Rp. 240.000 + pulsa 20.000, calon 440.000 pulsa 50.000)

  3. kalo boleh saya komen…Namanya juga kutipan ya harus diterima apa adanya..

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: