PERENCANAAN KEUANGAN UNTUK MASA DEPAN

Oleh: Ahmad Gozali
(www.perencanakeuan gan.com)

Dikutip dari Harian Republika, Maret 2007

Assalamualaikum wr wb

Pak Gozali,
Saya seorang karyawan berumur 36 tahun. Istri saya berumur 34 tahun dan tidak bekerja. Anak saya yang pertama berumur 8,5 tahun dan yang kedua masih dalam kandungan (enam bulan). Diperkirakan lahir April 2007. Gaji dan tunjangan yang saya peroleh saat ini adalah sebesar 8,5 juta per bulan. Rata-rata biaya hidup kami adalah Rp 3,5 juta per bulan, jadi apabila tidak ada pengeluaran yang mendadak, kami bisa menabung sebesar Rp 5 juta perbulan.

Karena anak kami masih satu maka kebutuhan kami, baik untuk sekolah maupun untuk kesehatan dan kebutuhan-kebutuhan lainnya, relatif belum banyak, sehingga sampai saat ini kami belum ikut program asuransi dalam bentuk apapun.

Adapun harta yang kami miliki saat ini adalah sebagai berikut :

* Rumah : nilai jual kira-kira Rp 750 juta.
* Kendaraan : nilai jual kira-kira Rp 75 juta.
* Deposito : Rp 200 juta.

Yang ingin saya tanyakan, langkah-langkah apa yang sebaiknya kami lakukan untuk merencanakan keuangan kami (untuk membiayai sekolah anak, untuk kehidupan sehari-hari, dan untuk menghadapi masa pensiun saya nanti).

Demikian pertanyaan kami, atas bantuan dan penjelasannya kami ucapkan terima kasih

Teguh

Jawaban:

Waalaikumssalam wr wb

Kalau saya lihat, keluarga Anda sebenarnya sudah menjalankan pengelolaan keuangan yang cukup teratur. Anda sudah bisa menyisihkan lebih dari 50 persen penghasilan, dan jarang keluarga yang bisa menerapkan pengelolaan keuangan dengan ketat seperti Anda. Kemudian Anda sudah memiliki rumah dan kendaraan serta deposito untuk berjaga-jaga, sehingga tidak ada tanggungan cicilan yang mengganggu penghasilan. Suatu keadaan keuangan yang layak disyukuri di tengah banyak kemelut keuangan yang terjadi pada sebagian besar keluarga saat ini.

Tetapi saya harapkan dengan kondisi seperti ini Anda tetap mempunyai perencanaan keuangan ke depan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Perlu diingat, keadaan perekonomian bangsa maupun keluarga tidak selalu baik, fisik juga tidak selalu sehat, kemudian juga sejalan dengan berkembangnya waktu kita pasti mempunyai tujuan keuangan yang kita cita-citakan dan akan terpenuhi dalam waktu mendatang. Untuk itu jauh lebih baik merencanakan dari sekarang sehingga beban tidak terlalu berat.

Menurut saya, ada beberapa tujuan keuangan yang Anda siapkan dari sekarang. Pertama, yaitu mempersiapkan dana untuk pendidikan anak. Kedua, mempersiapkan pensiun, dan ketiga, mengantisipasi risiko bila terjadi musibah baik pada diri Anda atau harta/aset yang Anda miliki. Meskipun jangka waktunya masih lama, tentunya jika dipersiapkan sejak dini beban yang Anda tanggung tidak berat. Makin awal persiapan dan investasi tentunya lebih mudah untuk mencapai tujuan keuangan Anda.

Untuk tujuan pertama, kami sarankan agar Anda mulai menyiapkan investasi khusus untuk pendidikan kedua anak Anda. Investasinya bisa dilakukan dengan tabungan pendidikan, asuransi pendidikan, atau investasi lainnya yang dipisahkan secara khusus. Untuk itu, Anda perlu memperkirakan berapa biaya pendidikan yang diperlukan kedua anak Anda agar bisa menentukan berapa investasi yang diperlukan. Begitu juga halnya dengan dana pensiun, sisihkan dana investasi khusus untuk pensiun Anda nantinya. Karena uang pensiun dari perusahaan biasanya sangat sedikit dibandingkan dengan penghasilan dan tunjangan Anda sekarang, maka Anda bisa menyiapkan sendiri sejumlah dana untuk dijadikan penghasilan di masa pensiun.

Selain menyiapkan investasi, Anda juga perlu menyiapkan diri jika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan dan berisiko terhadap kondisi keuangan Anda. Untuk itu, kami sarankan dua hal. Pertama, Anda perlu memiliki asuransi. Dengan adanya asuransi, maka Anda bisa melindungi harta Anda dari risiko seperti kebanjiran, dan lainnya. Dan dengan adanya asuransi, lebih menjamin masa depan keluarga Anda jika terjadi risiko kematian pada Anda sebelum anak-anak Anda bisa mandiri. Apalagi mereka selama ini hanya tergantung dari satu pemasukan saja, yaitu gaji Anda. Maka Anda perlu asuransi jiwa, rumah dan kendaraan.

Nah, untuk menghitung secara lebih rinci berapa kebutuhan dana yang Anda perlukan, cara memilih produk investasi yang tepat untuk mencapai kebutuhan Anda, dan berapa UP asuransi yang Anda perlukan, saya sarankan agar Anda bisa berkonsultasi langsung kepada kami. Untuk itu, akan kami buatkan Rencana Keuangan Lengkap untuk mencapai semua tujuan keuangan Anda di masa depan.

Salam,
Ahmad Gozali
Perencana Keuangan

Iklan

1 Komentar »

  1. Memang perlu persiapan yang matang..

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: