AGAR TAK TERJERAT HUTANG KARTU KREDIT

Oleh: Ahmad Gozali
(www.perencanakeuan gan.com)

Dikutip dari Harian Republika, Februari 2007

Assalamualaikum wr wb

Pak Gozali,
Saya adalah karyawati sebuah perusahaan swasta di Jakarta. Usia saya 26 tahun dan masih lajang. Begini Pak, satu tahun yang lalu saya membuka tabungan di salah satu bank swasta nasional. Nah, karena saya menabung itulah, pekan lalu bank tersebut memberi kemudahan kepada saya untuk memiliki kartu kredit. Selama ini memang saya tidak memilikinya karena saya lebih senang menggunakan kartu debit saja.

Nah, yang ingin saya tanyakan, apakah perlu bagi saya untuk memiliki kartu kredit, dan bagaimana trik-nya agar saya tidak terjerat hutang kartu kredit. Atas penjelasan Bapak, saya ucapkan terima kasih.

Ira Damayanthi, Jakarta

Jawaban:

Waalaikumssalam wr wb

Mbak Ira,
Senang berkenalan dengan Anda. Memang benar Mbak, belakangan ini banyak sekali penawaran kartu kredit yang sangat gencar dengan segala macam kemudahan dalam pembuatannya. Kalau Anda pernah membaca di berbagai harian ibu kota beberapa hari yang lalu, kredit konsumtif, termasuk di dalamnya kartu kredit, perkembangannya sangat tinggi, baik dari sisi nominalnya maupun pemakainya.

Sebelum Anda memutuskan untuk mengambil dan menggunakan kartu kredit, Anda perlu tahu dahulu bahwa fungsi kartu kredit adalah sebagai pengganti uang tunai, bukan sebagai tambahan penghasilan. Perlu diketahui, pengganti uang tunai yang dimaksud di sini adalah hutang. Dan biasanya, seseorang akan berhutang dengan tujuan: ingin mendapatkan dana, atau bisa juga karena tidak membawa uang tunai yang cukup. Nah, sama juga dengan kartu kredit. Kalau Anda memperlakukan kartu ini pada saat yang benar-benar dibutuhkan dan setelah itu langsung melunasinya, maka fungsi kartu kredit di tangan Anda sudah benar.

Oleh sebab itu, saya sarankan kepada Anda, boleh saja mengambil kartu kredit yang ditawarkan oleh bank itu. Namun, pergunakanlah kartu tersebut dengan bijak. Mbak Ira, kartu kredit itu seperti mata pedang lho. Kalau tidak berhati-hati mempergunakannya bisa celaka kita. Itu juga yang akan terjadi apabila Anda menggunakan kartu kredit. Sebagai contoh, Anda tidak membayar tagihan pada bulan ini, maka akan dikenakan bunga yang akan terus berlipat sampai Anda melunasinya. Karena fungsi kartu kredit adalah pengganti uang tunai, maka sebelum mempergunakannya pastikanlah bahwa Anda siap untuk membayar tagihannya kalau tagihan kartu itu datang. Nah, kalau hal ini bisa Anda lakukan, saya yakin kartu kredit di tangan Anda akan menjadi alat yang sangat membantu melengkapi kebutuhan pengelolaan keuangan Anda. Semoga bermanfaat.

Salam,
Ahmad Gozali
Perencana Keuangan

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: