CABUT SEKARANG JUGA

CABUT SEKARANG JUGA !!!” teriak Mertuanya

Ada sepasang pengantin baru, mereka telah menjalani malam pertama.
Dan pada malam ke-2, tiba-toba istrinya sakit gigi di tengah malam,
dan mengerang, ” Saaaakiiit, sssssaakiit lagi. ”

Lantas suaminya bilang sama isterinya, “Jangan nangis Dek, nanti
kedengaran Bapak. ” ( kebetulan kamar mertua berdekatan ).
Malah isterinya tsb tambah keras tangisnya, lantas suami menjawab,
“Sudahlah Dek, tahan aja besok baru dicabut.”

Dgn spontan mertua laki-laki bangun & mendobrak pintu kamar
pengantin,dan dgn geram berteriak,
“Putri saya bisa mati nanti jika besok baru dicabut!CABUT SEKARANG
JUGA!”

LOWONAGAN POLISI

Tom mencoba untuk melamar menjadi anggota kepolisian.
Untuk itu, ia harus menjalani suatu test di hadapan seorang perwira.

Karena sadar bahwa Tom tidaklah begitu cerdas, maka si perwira hanya
mengajukan pertanyaan yang sangat sederhana.

“Tom,” kata si perwira. “Tahukah kau siapa yang membunuh John Lennon?”

Tom mengernyitkan kening dan berpikir keras.
Tapi jawaban yang dinanti tak kunjung keluar dari mulutnya.

“Baiklah,” kata si perwira, “Kau tak perlu cemas.
Pulanglah ke rumah dan coba pikirkan lagi jawabannya.
Besok kau kutunggu di sini.”

“Bagaimana, Tom?” tanya ayahnya pada saat makan malam,
“Apakah kau sudah diterima menjadi polisi?”

“Bukan hanya diterima, Papa,” kata Tom seraya tersenyum lebar,
“Bahkan saya sudah ditugasi untuk memecahkan sebuah kasus pembunuhan.”

———— ——— ——— ——— ——— ——— –

Ada dua sahabat sebut saja Kiong-kiong dan Ableh, dua²nya kerja di
sebuah bandara di Cengkareng Jakarta bagian pengisian BBM.

Malam waktu hujan deras, bandara sepi sekali karena tidak ada pesawat
yang berani mendarat.
Keduanya jadi menganggur karena nggak ada kerjaan.

“Dingin2 begini enaknya mabok ya ?”, kata si Ableh.
“Wah iya, kebetulan nih. Lu pernah denger nggak, katanya avtur (Bahan
Bakar Pesawat) itu bisa diminum loh”, sahut Kiong-kiong.

“Ya pernah denger sih, katanya kalau minum avtur langsung bisa wes
hewes hewes bablas dah !!
Lu berani nyoba gak ?”, si Ableh mulai tertarik.

Kemudian keduanya mulai membuka keran tangki avtur dan minum.
Setelah selesai minum keduanya langsung tertidur.
Paginya saat Ableh bangun badannya terasa segar sekali dan “feeling strong” .
Tiba2 telepon berbunyi, ring riiiing.
Ternyata si Kiong-kiong yang menelepon.

“Gimana lu Bleh ?”, tanya Kiong-kiong.
“Wah enak banget deh, lu gimana ?”, balik Ableh.
“Aku sih segar bugar. lu nggak teler sama sekali ?”.
“Nggak, nggak pusing juga malahan. Pokoknya enak deh.
Besok nyoba lagi ya”, lanjut Ableh.

“Gue sih setuju, cuma gue mau tanya, elo udah kentut belum ?”, tanya
Kiong-kiong lagi.
“Belum, kenapa sih ???”.

“Wah gawat tuh !!! Udah pokoknya kalau mau kentut ditahan dulu ya
sekuatnya.
“Lho masalahnya apa ???”, si Ableh kebingungan.

“Soalnya gara2 kentut, gue sekarang nyasar ke Vietnam “.

———— ———
KACA MATA
Seorang pria lainnya pergi ke dokter mata untuk meminta resep kacamata
baru. Dokter mata dengan penuh heran bertanya, “Lho, anda kan baru
minggu lalu mengganti kacamata.” “Lensa kacamata saya pecah dok.”
“Kenapa bisa pecah?” tanya dokter mata. “Saya tak mungkin menceritakannya,
dok.” “Ingat! Tanpa penjelasan anda, saya tidak akan menulis resep.” “Begini
…. dok,lensa kacamata saya pecah waktu saya
mencium pacar saya.” “Kok, kacamata bisa pecah karena berciuman?”
“Saya nggak menyangka sama sekali, dok. Tiba-tiba saja pacar saya melipat
pahanya.”
———— ——— —

CERAI

Seorang suami menggugat cerai istrinya ke pengadilan. Di pengadilan, dia
dihadapkan beberapa pertanyaan.
Hakim: “Apakah anda serius untuk menceraikan isteri Anda?”
Suami: “Serius Tuan Hakim”
Hakim: “Mengapa?”
Suami: “Karena ia diperkosa, Tuan Hakim”
Hakim: “Hah?Bukankah Anda harus membelanya. Bukan menceraikannya? ”
Suami: “Seharusnya, Pak Hakim. Tapi, saya lihat dia sempat ganti
posisi…”

———— ——— —
AJAL
Seorang petualang yang sedang menjelajah di pedalaman Amazon tiba-tiba
saja sudah dikepung oleh sekelompok orang primitif yang haus darah.
“Oh Tuhan matilah aku,” gumamnya.
Tiba-tiba dari langit ada kilatan cahaya dan terdengar suara menggema:
“Tidak anakku…, ajalmu belum tiba.Ambillah batu di dekat kakimu itu dan
pukul kepala pemimpin mereka yang berdiri tepat di depanmu.” lalu,……. ..
Si petualang mengambil batu dan menyerang pemimpin gerombolan. Dengan sekuat
tenaga dia memukulkan batu itu tepat ke jidat si kepala suku. “Pletak!” Dan
si pemimpin itu pun mati seketika. Dia berdiri di atas mayat si pemimpin.
Seketika itu pula ratusan orang primitif itu mengepungnya dengan muka sangat
marah. Dalam posisi terjepit, petualang itu mohon petunjuk lagi.Kilatan dari
langit pun muncul lagi dengan suara menggema: “Nah… sekarang…baru ajalmu
tiba anakku.”


Ha…Bissss

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: