MENGGANTI DEPOSITO DENGAN SCHRODER DANA PRESTASI PLUS

Oleh: Pietra Sarosa

(www.perencanakeuangan.com)

Dikutip dari Rubrik Analisa Produk Keuangan Majalah INVESTOR No. 95 Tahun IV

Reksa dana saham bisa menjadi salah satu alternatif investasi untuk mengganti produk bank yang bunganya makin kecil. Tetapi, hati-hati. Risiko reksa dana saham jauh lebih tinggi dibanding produk bank.

Sore itu, Pak Sandy tercenung memandangi buku tabungan di tangannya. Bertahun-tahun lamanya dia biasa menyimpan kelebihan dananya dalam bentuk tabungan dan deposito di bank. Maklum, selain dijamin pemerintah, selama ini, return yang diterimanya dari produk perbankan tidak mengecewakan. Namun seiring penurunan suku bunga, bunga tabungan yang diperolehnya merosot. Bisa dibilang impas dengan biaya-biaya yang harus dia bayarkan untuk administrasi bank dan kartu ATM. Simpanan Pak Sandy dalam bentuk deposito berjangka juga setali tiga uang. Bunganya merosot gila-gilaan.

Saat ini produk tabungan hanya memberikan return rata-rata sebesar empat persen per tahun (belum dipotong pajak) dan produk deposito hanya memberikan return enam persen setahun gross. Dengan return yang begitu kecil, bahkan kadang impas dengan biaya-biaya yang harus dibayar kepada pihak bank, menyimpan dana di bank tak lagi menguntungkan. Return yang diperoleh tidak dapat lagi menutup inflasi.

Para pemilik modal yang sudah lama terbiasa dengan produk-produk tabungan dan deposito, terpaksa mencari alternatif produk investasi yang bisa memberikan return menarik. Salah satu alternatif investasi adalah reksa dana saham. Secara umum, ada beberapa manfaat yang diperoleh investor bila menginvestasikan dana di reksa dana dibanding terjun langsung melakukan transaksi di bursa.

Beberapa manfaat membeli reksa dana, antara lain, modal yang tidak terlalu besar. Tetapi kita tetap dapat melakukan diversifikasi investasi dalam efek. Diversifikasi memperkecil risiko suatu investasi. Keuntungan lainnya, reksa dana mempermudah kita untuk melakukan investasi di pasar modal. Bila kita membeli saham secara langsung, maka kita membutuhkan dana yang sangat besar. Selain dua keuntungan di atas, reksa dana juga memberikan keuntungan dalam efisiensi waktu.

Dengan berinvestasi pada reksa dana, kita tidak perlu setiap hari memantau kinerja investasi. Kita juga tidak harus memiliki pengetahuan dan informasi secara mendalam tentang saham dan investasi efek lainnya karena pengelolaan investasi dilakukan manajer investasi yang profesional dan berpengalaman. Namun, selain keuntungan-keuntungan di atas, terdapat beberapa hal yang perlu kita ingat bila kita berinvestasi di reksa dana saham, antara lain, produk reksa dana jenis ini paling cocok untuk long-term investment (investasi jangka panjang). Hal ini terjadi karena indeks saham yang sangat berfluktuasi, sehingga menyebabkan investasi jangka pendek di reksa dana saham sangat berisiko tinggi.

Dalam jangka panjang, reksa dana saham berpeluang menghasilkan return yang tinggi. Salah satu reksa dana saham adalah Schroder Dana Prestasi Plus (SDPP), yang dikelola Schroder Investment Management Indonesia. Kata ‘Prestasi’ dalam nama reksa dana ini memang bukan hanya sekadar nama, karena terbukti sampai saat ini SDPP membukukan pertumbuhan NAB yang cukup tinggi secara konsisten. Per akhir Januari 2004, SDPP berhasil membukukan pertumbuhan NAB sebesar 214, 85 % ( since inception). Sementara indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta (BEJ) sebagai acuan pada periode yang sama tumbuh sebesar 83,24 %. Nilai aktiva bersih (NAB) SDPP per unit pada 30 Januari 2004 sebesar Rp 3.148. Saat ini dana kelolaan SDPP mencapai Rp 162,308 miliar yang disimpan di Deutsce Bank sebagai bank kustodian.

Prestasi semacam itu tentu saja tidak lepas dari kepiawaian dan konsistensi manajer investasi yang fokus pada saham-saham blue chips yang mempunyai fundamental kuat. SDPP mengalokasikan aset produk ini minimal 80 % pada saham dan maksimal 20 % di pasar uang. Per Januari 2004, komposisi portofolio SDPP adalah 80,67 % di saham. Saham-saham dengan komposisi terbesar yang ada di portofolio SDPP adalah Gudang Garam, Telkom, dan HM Sampoerna. Sisa dana kelolaannya sebesar 19,33 % ditempatkan pada instrumen pasar uang. Dari hasil pengelolaan ini, SDPP mampu memberikan return yang cukup menarik dalam 30 hari terakhir sebesar 10,08%.

Saat ini, Schroder Dana Prestasi Plus dapat diperoleh melalui jaringan empat fund distributor, yakni, Citibank, HSBC, Standard Chartered, dan Bank Commonwealth. Prosedur berinvestasi dalam SDPP cukup mudah. Pertama-tama, calon investor dapat menghubungi salah satu dari fund distributor tersebut. Kemudian calon investor akan dikirimkan prospektus dan informasi lainnya mengenai SDPP untuk dipelajari. Selanjutnya, investor harus mengisi formulir pemesanan pembelian Unit Penyertaan (UP) dengan melampirkan bukti diri (KTP).

Schroder Investment Management menetapkan minimum pemesanan pembelian UP awal Rp 200.000. Untuk investasi selanjutnya minimum Rp 100.000. Namun karena saat ini Schroder bekerja sama dengan beberapa fund distributor, maka minimum investasi bagi pemodal yang masuk melalui fund distributor tergantung kepada kebijakan fund distributor masing-masing. Bila kita membeli produk ini lewat Bank Commonwealth, maka kita terlebih dahulu harus mempunyai tabungan di bank tersebut minimal Rp 2 juta. Kemudian untuk investasi awal produk SDPP minimal pembeliannya adalah Rp 5 juta, dan investasi selanjutnya Rp 1 juta. Ketentuan ini akan berbeda-beda bila kita membeli SDPP melalui fund distributor yang lain.

Pada saat pembelian UP, investor akan dikenakan entry fee (biaya pembelian) sebesar 2 % dari nilai transaksi. Selama investor menginvestasikan dananya pada reksa dana Schroder , maka investor akan mendapat account transaction summary dan fund factsheet tiap bulannya. Jika investor ingin melakukan switching dari SDPP ke produk reksa dana Schroder lain, maka investor akan dikenakan biaya oleh pihak manajer investasi sebesar 0,5 % dari nilai transaksi.

Bila investor ingin menjual kembali UP yang dimilikinya, maka investor tinggal mengisi formulir penjualan kembali Unit Penyertaan dengan melampirkan bukti diri. Minimum penjualan kembali sebesar Rp 200.000. Untuk penjualan kembali ini pihak Schroder membebankan fee sebesar 0,5% dari nilai penjualan kembali. Harga penjualan kembali Unit Penyertaan adalah sama dengan Nilai Aktiva Bersih per UP pada hari itu. Setelah persyaratan administrasi diterima dengan lengkap, Schroder akan mentransfer dana investor ke rekening yang ditentukan oleh investor dalam waktu rata-rata 3-7 hari bursa. Bila UP yang dimiliki investor dalam account SDPP kurang dari 100, maka otomatis dana akan dicairkan untuk kemudian ditransfer ke rekening investor dan account investor akan ditutup.

Kelebihan

Setelah membandingkan antara beberapa produk reksa dana saham, reksa dana saham Schroder Dana Prestasi Plus mempunyai beberapa kelebihan. Kelebihan utamanya adalah kepiawaian manajer investasi membuahkan return yang menarik serta besarnya dana kelolaan di atas reksa dana saham lainnya. Besaran dana kelolaan ini juga didukung basis investor yang cukup banyak, sehingga fundamental kinerja reksa dana ini cukup baik. Produk ini dapat ditemukan di setiap cabang bank yang menjadi fund distributor.

Selain kelebihan-kelebihan di atas Schroder Dana Prestasi Plus memiliki kelebihan lain dari segi fee bila dibanding produk sejenis. Redemption fee yang dikenakan pada produk ini relatif kecil, yaitu hanya 0,5%.

Kekurangan

Produk reksa dana saham milik Schroder ini memiliki beberapa kekurangan, antara lain, adanya entry fee yang cukup besar, yaitu dua persen dari nilai transaksi. Hal ini bisa membuat calon investor yang sangat berorientasi pada besaran biaya berpikir-pikir dulu untuk menanamkan dananya pada reksa dana ini. Kekurangan lainnya adalah limit investasi minimum yang ditetapkan oleh masing-masing fund distributor relatif tinggi, sehingga cukup menyulitkan nasabah dengan jumlah dana kecil yang menginginkan produk reksa dana ini sebagai substitusi produk tabungan di bank.

Kesimpulan

Bila Anda mencari produk investasi yang memberikan return menarik dalam jangka panjang , Anda dapat mempertimbangkan produk SDPP milik Schroder. Sekali lagi perlu diingat, bahwa produk ini hanya cocok untuk investasi dalam jangka panjang, karena terlalu berisiko jika Anda mempergunakannya untuk berinvestasi dalam jangka pendek.

Sumber : Marketing Officer Reksa Dana Schroder dan riset pada beberapa reksa dana saham lainnya.

Kelebihan Schroder Dana Prestasi Plus :
Kinerja Menajer Investasi yang cukup kuat didukung dengan jumlah. dana kelolaan yang besar dan terdiri dari basis investor yang banyak.
Distribusi cukup luas dengan melalui fund distributor.
Redemption fee dan switching fee yang relatif kecil.
Pengelolaan dana yang transparan.

Kekurangan Schroder Dana Prestasi Plus :
Minimum investasi yang ditetapkan fund distributor cukup tinggi.
Entry fee yang cukup besar.

Schroder Dana Prestasi Plus cocok untuk :
Mereka yang ingin mendapatkan return investasi yang cukup tinggi.
Mereka yang memiliki jangka waktu investasi dalam jangka panjang.

Disclaimer : Tulisan ini hanyalah informasi dan ulasan belaka. Bukan merupakan advertorial maupun anjuran untuk membeli ataupun tidak membeli produk.

24 Komentar »

  1. lina said

    SAAT INI BANK MANDIRI TELAH MENJUAL SDPP DENGAN MINIMUM SUBCRIPTION LEBIH KURANG 1 JUTA. DAN ENTRY HANYA 0,5 % .

  2. AGUNG S said

    MASA SICH???? TRUSS KLO INVESTASI DALAM BENTUK SDPP KUNTUNGAN YANG KITA DAPAT TIAP BULANNYA DALAM BENTUK PENAMBAHAN UP ATO UANG TUNAI ??? ATO CUMA PENAMBAHAN NILAI AJ TETAPI UP NTA TETAP

  3. Hafiz Lucano said

    produk SDPP yang dikeluarkan oleh PT. Schroder sangat baik untuk tabunagn masa depan di bandingkan dengan deposito di Bank manapun…
    Saya sebagai karyawan salah satu bank swasta di Jakarta yang telah membeli produk SDPP tersebut melalui ‘selling agent’ di bank saya,
    keuntungan yang saya peroleh sangat baguuuuuuuuuuuuuusss
    terima kasih…..

  4. Alwi said

    yang penting pemerintah harus selalu mengadakan pengawasan yang ketat karena uang yang dikelola dikumpulkan untuk kemudian dibawa lari keluar negeri rame2 guat rayahan maaf trimakasih

  5. Alwi said

    yang penting pemerintah harus selalu mengadakan pengawasan yang ketat karena uang yang dikelola dikumpulkan dari rakyat jangan sampai kemudian dibawa lari keluar negeri rame2 atau manager fundnya kolusi sedemikian rupa sehingga se olah2 perusahaan bankrut tapi kantong sendiri si bukan penuh tapi luber buat rayahan maaf trimakasih

  6. Muhammad Ali said

    apakah bisa untuk orang yang mau invest langsung sekali saja, misalnya Rp 100 juta. terus ga setor2 lagi, kemudian returnnya apa bisa diambil setiap bulan ?

  7. Awar Basuki said

    saya ikut axamandiri investasi sejahtera, Rp200.000.000. dibanding dengan saya ikut langsung sdpp, mana yang lebih memberi keuntungan? saya dengar axa mandiri kerjasama dngn PT. Schroder investment? tlng kasih info yang lengkap dong?

  8. heriyanto said

    gimana kalu saya berinvesnya melalui Asuransi Jiwa Sequistlife yang dibawah management Schroeders Invesment? Apakah bagus untuk masa pensiun?

  9. heriyanto said

    gimanana komitmen dari AJ Sequsilife, apakah sama dengan AJ AXA, Allianz,AIG,Prudential ddl..krena saya dengan squistlife baru dengar, sedang AJ yang tertera diatas tadi sudah lama muncul…gimana?

  10. Hendra T said

    Jangan beli reksa dana saham dulu sekarang lagi jelek, saham apa aja deh pokoknya jangan. Mendingan ORI bisa 12 % setahun

  11. Selama 6 tahun saya sebagai agen profesional dari PT. AJ Sequislife, secara pribadi saya telah merasakan keuntungan berinvestasi melalui reksadana, atau unit link. Apalagi dana para nasabah benar-benar 100% dikelola oleh Schroder sebagai fund manager. Sequislife (d/h Sewu New York Life) bekerjasama dengan Schroder sejak 2002 jauh sebelum AXA mengeluarkan produk yang setipe. Harus menggunakan mind set jangka panjang untuk menempatkan dana dalam instrumen ini. Selama 6 tahun kami telah memperoleh return rata-rata 44% per tahun sejak tahun 2002. Apalagi dilengkapi dengan fasilitas proteksi, maka semakin aman investasi kami.

  12. irwandy bong said

    saya ditawarkan produk asuransi SEQUIS LIFE beberapa waktu yang lalu.
    saya cukup tercengang melihat pertumbuhan nilai asuransi ini dibandingkan dengan produk asuransi yang lain….
    namun, saya belum yakin dengan itu semua karena saya jarang mendengar nama SEQUIS dibanding dengan asuransi lain yang lebih sering saya dengar baik melalui media cetak, media elektronik dan orang2 sekitar saya….
    dimana saya bisa melihat pertumbuhan nilai asuransi SEQUIS yang dikelola oleh SCHRODER selain dari media cetak??

  13. Abdul said

    Saya butuh info, apakah ada produk Reksadana yang batas kerugiannya bisa di set terlebih dahulu. Misalnya batas kerugiannya 5% seperti di Bursa Berjangka atau Forex

  14. Abdul said

    Apakah ada produk Reksadana, dimana batas kerugiannya di setting terlebih dahulu seperti di Bursa Berjangka atau Forex

  15. gatot haruiono said

    untuk ikut reksadana prestasi caranya bagaimana tks

  16. gatot haruiono said

    tlg caranya ikut reksadana schroders bgamana

  17. yosua said

    ikut nimbrung mas. ini pengalaman saya, kalo mau ikutan invest di reksadana tinggal datang ke bank, misal bank mandiri, katakan mau beli produk danareksa. saya sudah beli produk ini (schroder dana prestasi) sejak feb 2008, namun setelah itu kena krisis global hingga harga per unitnya turun hingga 50%, tapi saya tidak panik dan saya biarkan saja. Dan puji Tuhan sampai dengan bulan ini, investasi saya sudah tumbuh sekitar 40%.

  18. astasia said

    saya membeli Schroders Dana Prestasi Plus sejak 2005, NAV berkisar 3.430, saat ini NAV 19.080. Sangat puas dengan pertumbuhan, moga2 disaat pensiun bisa menjadi sandaran utk mencapai financial freedom…Amien

  19. anne said

    saya beli schroder dana prestasi plus 500.000 di bank mandiri

  20. Imelda said

    Selain shcroder, ada juga Manulife saham (bukan dg asuransi), danareksa, fortis equitas, saya lebih memilih invest lewat reksadana daripada unit link, unit link dipotong 5% (biaya), hih nyebelin…
    kalo RD langsung max 2%

  21. djoko irianto said

    begitu menarik investasi di reksa dana!
    saya ada di malang gimana caranya mau ikut reksa dana

  22. diyah888 said

    ya reksadana bagus. saya ambil sdpp

  23. Pretty section of content. I just stumbled upon your blog and in accession capital to assert that I acquire in fact
    enjoyed account your blog posts. Any way I’ll be subscribing to your feeds and even I achievement you access consistently rapidly.

  24. Fatima said

    Your entire posting, “MENGGANTI DEPOSITO DENGAN SCHRODER DANA
    PRESTASI PLUS belajarbisnis” ended up being well
    worth commenting here! Just simply wished to say you really
    did a remarkable job. Thank you -Kandace

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: