INGIN MEMBUKA USAHA EVENT ORGANIZER

Oleh: Mike Rini

(www.perencanakeuangan.com)

Dikutip dari CBN CyberSHOPPING

N — Malang

Ibu Mike, saya baru akan memulai usaha di bidang event organizer. Apa-apa saja ya yang harus saya persiapkan untuk membuka usaha tersebut? Khususnya untuk keuangan kami. Maksud saya, bila dikaitkan dengan pajak, apa-apa saja yang harus kami antisipasi dan waspadai? Lalu, bagaimana dana yang ada dapat kami olah semaksimal mungkin? Terima kasih atas perhatian yang Ibu berikan. Najidah

Jawaban:

Halo Bu N,

Seiring dengan booming acara-acara pameran, saat ini marak bermunculan perusahaan yang menawarkan jasa event organizer. Event organizer sendiri adalah bisnis yang menawarkan jasa penyelenggaraan suatu acara. Acara yang dimaksud seperti antara lain pameran, perlombaan, festival, konser musik, pesta perkawinan, pesta ulang tahun, dan lain-lain.

Beberapa hal yang sebaiknya Anda persiapkan dalam mendirikan event organizer, sebagai berikut:
Tempat. Apakah harus menyewa tempat atau bisa dijalankan dari rumah? Anda mungkin akan keluar jauh lebih banyak uang jika harus menyewa tempat sendiri, padahal mungkin Anda tidak menggunakan kantor setiap hari. Anda mungkin akan lebih sering mengunjungi klien diluar kantor. Karena itu jika dana Anda terbatas bisa dipertimbangkan untuk berkantor di rumah.
Modal. Sediakanlah modal yang cukup untuk keperluan sebagai berikut:
Modal awal membuka usaha (perijinan, inventaris kantor seperti kcomputer, handset telpon, meja kursi, kendaraan)
Modal kerja untuk membayar biaya operasional selama perusahaan belum menghasilkan keuntungan. Biaya operasional antara lain listrik, telpon, gaji karyawan, kas kecil, dan lain-lain. Siapkanlah modal kerja minimal 6 s/d 12 bulan, atau jika Anda optimis bisa disiapkan 3 bulan saja
Adapun pajak bisa dipotong dari laba kotor, sehingga laba bersih menjadi milik perusahaan. Untuk mengetahui apakah bisnis Anda laba atau rugi tentunya Anda harus membuat laporan Laba Rugi secara rutin tiap bulan.
Rencana pengendalian keuangan:
Proyeksi laba rugi, arus kas, dan Neraca sampai dengan minimal 1 tahun atau sampai dengan 3 tahun ke depan. Tujuannya adalah agar dengan menetapkan target pemasukan (omzet) pada laporan Laba Rugi, Anda bisa memperkirakan dari pemakaian modal pada laporan arus kas kapan bisa break even. Kemudian melihat perkembangan harta kekayaan perusahaan di laporan Neraca
Menyelenggarakan administrasi usaha secara tertib dengan melakukan pembukuan secara rutin.misalnya dengan membuat buku kas harian dan buku kas bulanan.
Strategi pemasaran:
Buatlah strategi penetapan harga fee yang kompetitif atas pemakaian jasa Anda
Tetapkanlah siapa target market bisnis Anda
Jasa apa saja yang ditawarkan event organizer Anda
Buatlah strategi promosi yang ampuh dan mudah dijalankan, agar event organizer Anda cepat dikenal orang.

Semoga berhasil dan sukses untuk Anda.

Salam,
Mike Rini
Perencana Keuangan

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: