Bagaimana Membuat Business Plan

Selasa, 22 Maret 2005

Saya dan beberapa orang teman akan membentuk CV dengan beberapa bidang usaha. Secara umum, bagaimana menyusun business plan? Apa saja yang harus masuk dalam business plan tersebut? Business plan ini harus kami susun dengan baik karena ada stakeholder yang mau bekerjasama dengan kami, sekaligus meyakinkan mereka. Atas jawabannya saya ucapkan terimakasih.

Ray Suherman
Jawaban
Business Plan (BP) pada dasarnya adalah deskripsi tertulis mengenai masa depan bisnis anda, yang menjelaskan APA dan BAGAIMANA rencana anda. BP biasanya digunakan oleh wiraswastawan yang sedang mencari calon investor untuk menyampaikan visi mereka kepada calon investor. BP juga sering kali digunakan oleh perusahaan untuk menarik karyawan penting, prospek bisnis baru, berhubungan dengan supplier, atau bahkan hanya untuk diberikan kepada siapapun agar mereka lebih mengerti bagaimana mengelola perusahaan anda secara lebih baik.

BP pada umumnya terdiri dari Tujuan bisnis, Strategi yang digunakan untuk mencapainya, Masalah potensial yang kira-kira akan dihadapi dan cara mengatasinya, Struktur organisasi (termasuk jabatan dan tanggung jawab), dan Modal yang diperlukan untuk membiayai perusahaan anda dan bagaimana mempertahankannya sampai mencapai break even.

Menarik tidaknya sebuah BP juga tergantung pada bagaimana cara Anda menulis dan menyusunnya. Seringkali kita memiliki ide bisnis yang brilian, namun belepotan dalam mengungkapkannya dalam bentuk BP. Sebuah perencanaan Bisnis akan baik apabila mengikuti pedoman yang telah disepakati secara umum dalam dunia bisnis, baik dari segi susunan maupun isi.

Ada 3 bagian utama dari sebuah Perencanaan Bisnis:

Yang pertama adalah Konsep Bisnis, yang menjelaskan secara rinci industri yang digeluti, struktur bisnis, produk dan jasa yang ditawarkan dan bagaimana rencana anda untuk mensukseskan bisnis anda.

Yang kedua adalah market/pasar, yang membahas dan menganalisa konsumen potensial: siapa dan dimana mereka berada, apa yang menyebabkan mereka mau membeli, dan lain-lain. Dalam bagian ini, anda juga perlu menjelaskan persaingan yang akan dihadapi dan bagaimana anda memposisikan diri anda untuk memenangkannya.

Yang terakhir yaitu Finansial, mencakup estimasi pendapatan dan arus kas, neraca serta rasio keuangan lainnya, seperti analisis break even. Untuk ini anda mungkin akan memerlukan bantuan seorang akuntan dan program software spreadsheet yang bagus.

Ketiga bagian tersebut dapat dibagi-bagi lebih jauh lagi, menjadi 7 komponen kunci:

1. Executive summary
2. Deskripsi Bisnis
3. Strategi pasar
4. Analisis kompetitif
5. Rencana Desain dan Pengembangan
6. Rencana Operasi dan Manajemen
7. Faktor-faktor keuangan

Panjang pendeknya sebuah BP sangatlah tergantung fungsi perencanaan bisnis itu sendiri. Biasanya BP setebal 15 – 20 halaman. Namun jika anda mengajukan sebuah bisnis baru atau bahkan industri baru, maka anda akan memerlukan penjelasan lebih untuk menyampaikannya, bahkan mungkin sampai 100 halaman lebih. Demikian pula jika anda membutuhkan jutaan dolar sebagai modal untuk memulai suatu usaha yang beresiko, maka anda akan perlu untuk menyediakan banyak penjelasan untuk meyakinkan. Namun jika anda hanya ingin menggunakan perencanaan tersebut untuk tujuan internal, untuk mengatur bisnis anda, maka sebuah versi singkat sudah cukup memadai.

Selamat mencoba (swa)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: